Rabu, 14 April 2010

MIMPI DAN SURAT untuk adikku dan saudara saudara ku

ASSALAMUALAIKUM Wr Wb........
Selama ini santri lulusan pondok pesantren masih sedikit yang membahas suatu permasalahan dengan menggabungkan ilmu agama dan ilmu umum. Padahal ilmu-ilmu umum sangat mendukung terhadap permasalahan agama.
Contoh kecil dalam permasalahan zakat misalnya, untuk menghitung berapa zakat yang harus dikeluarkan, dibutuhkan ilmu hitung atau matematika agar jawaban yang diperoleh lebih akurat.
Lebih lanjut jika pembahasan yang diambil itu adalah tentang al-Quran yang kebetulan ayat-ayatnya mengisyaratkan untuk menjelaskan ilmu-ilmu umum, maka untuk mendapatkan informasi lebih tentang itu, tentunya harus mempelajari dan mengkaji ilmu-ilmu umum, baru kemudian dicocokan dengan ayat tersebut.
Seperti yang diungkapkan oleh Prof. Dr. Quraish Shihab ketika menafsirkan surat ad-Dzariat ayat 47,an langit kami bangun dengan ’tangan-tangan’ Kami, dan sesunguhnya Kami benar-benar Maha Meluaskan” Maksud dari kata meluaskan menurut beliau adalah bahwa alam semesta yang kita huni ini terus menerus berkembang dan berkembang.Ini dikenal dengan teori ekspansi. Teori tersebut menjelaskan nebula di luar galaksi tempat kita tinggal, menjauh dari kita dengan kecepatan yang berbeda-beda. Karena jauh sebelum kita menempati planet ini, tata surya dan berbagai macam galaksi sudah terbentuk terlebih dahulu tetapi belum ada kesempurnaan.
Begitulah kira-kira hasil penggabungan antara ilmu-ilmu agama dengan ilmu-ilmu umum. Ilmu-ilmu umum menjadi penunjang bagi ilmu-ilmu agama serta menjadi tambahan khazanah Islami.Sebelum mempelajari suatu ilmu dan beranjak untuk membahas suatu permasalahan, terlebih dahulu kita harus mengetahui mana ilmu inti dan mana ilmu bantu. Apakah al Quran, ilmu tafsir, hadits, fiqh termasuk ilmu inti? Dan ilmu biologi, matematika, sosiologi, fisika termasuk ilmu bantu,Sehingga konsentrasi terhadap ilmu-ilmu agama bisa lebih optimal.
Perlu adanya penjelasan tentang hal itu agar kita tidak terkecoh oleh pelajaran-pelajaran yang dipelajari. Karena pembahasan yang diambil menyangkut permasalahan agama.
Untuk menggabungkan antara ilmu agama dan ilmu umum tentu tidaklah mudah. Karena dibutuhkan suatu ketelitian dan kesabaran serta wawasan yang memadai.
Dan bagi para pelajar ilmu umum pun di perlukan dalam kesinambungan tuk bentuk masyarakat yang berpendidikan yang islami.justru akan lebih di perlukan keaktifan tuk menggali,dan pahami tentang hukum islam,disamping untuk membimbing diri sendiri,juga untuk keluarga,dan masyarakat.
Dengan begitu kemampuan seorang santri dan pelajar umum,bisa saling mengisi dengan memberi dan mengambil manfaat.tidak hanya sebatas sebagai seorang makmum,pekerja keras,aktifis,da’i, imam tahlil, imam masjid. Melainkan seorang santri dan pelajar yang hebat,berpengetahuan yang luas serta berkeyakinan teguh terhadap agama Islam.

Namun semua itu tak lepas dari konsep konsep seorang santri,dan pelajar formal yang menjunjung tinggi tawadu',semangat,kreatif dan keqona'ahaan,
Semoga sobat sobat yang sedang ber ta'alum(belajar),selalu di beri rakmat,berkah dan maghfiroh alloh subhanahuwata'ala,
dan menjadi rokhmatan lila'lamin,setelah terjun nanti di masyarakat..